Image of Max Havelaar

Text

Max Havelaar



Max Havelaar, ditulis oleh Eduard Douwes Dekker, mantan Asisten Lebak, Banten, pada abad ke-19. Douwes Dekker terusik nuraninya melihat penerapan sistem tanam paksa oleh pemerintah Belanda yang menindas bumuputera. Dengan nama pena Multatuli, yang berarti aku menderita, dia mengisahkan kekejaman sistem tanam paksa yang menyebabkan ribuan pribumi kelaparan, miskin, dan menderita. Mereka diperas oleh kolonial Belanda dan pejabat pribumi korup yang sibuk memperkaya diri. Hasilnya, Belanda menerapkan Politik Etis dengan mendidik kaum pribumi elite sebagai usaha "membayar" utang mereka kepada pribumi.

Tragis, lucu, dan humanis, Max Havelaar, salah satu karya klasik yang mendunia. Kemunculannya menggemparkan dan mengusik nurani. Buku ini diterjemahkan dalam berbagai bahasa dan diadaptasi dalam film dan drama, gaung kisah Max Havelaar masih menyentuh pembaca sejak terbit tahun 1860 hingga kini.


Ketersediaan

00291/P/20/C.1899.221 MUL mPerpustakaan SMK N 7Tersedia
00291/P/20/C.2899.221 MUL mPerpustakaan SMK N 7Tersedia
00291/P/20/C.3899.221 MUL mPerpustakaan SMK N 7Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
899.221 MUL m
Penerbit Mizan Media Utama : Bandung.,
Deskripsi Fisik
480 hlm; 20.5 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
9786021637456
Klasifikasi
18
Tipe Isi
text
Tipe Media
video
Tipe Pembawa
volume
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this